Jabatan Fungsional Pembina Industri adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melakukan pembinaan industri.
Akses Premium Bebas Iklan
Dapatkan akses bebas iklan dan fitur spesial premium lainnya hanya dengan Rp50.000/tahun
Klik di sini untuk informasi selengkapnya. Tersedia juga Rp10.000/bulan
Dasar Hukum
Jabatan Fungsional Pembina Industri
Kedudukan dan Tanggung Jawab
Pembina Industri berkedudukan sebagai pelaksana teknis fungsional di bidang Pembinaan Industri pada Instansi Pemerintah.
Pembina Industri berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab secara langsung kepada pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, atau pejabat pengawas yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional Pembina Industri.
Klasifikasi/Rumpun Jabatan
- Pembina Industri Ahli Pertama (III/a dan III/b)
- Pembina Industri Ahli Muda (III/c dan III/d)
- Pembina Industri Ahli Madya (IV/a, IV/b, dan IV/c)
- Pembina Industri Ahli Utama (IV/d dan IV/e)
Tugas Jabatan
Tugas jabatan Pembina Industri yaitu melakukan Pembinaan Industri yang terdiri atas:
- penyusunan kebijakan Pembinaan Industri
- perencanaan program Pembinaan Industri
- pembinaan perancangan perusahaan Industri
- pembinaan pengelolaan dan pengembangan perusahaan Industri
- pembinaan Standar di bidang Industri
- pembinaan Industri 4.0
- pembinaan optimalisasi teknologi Industri
- pembinaan pemanfaatan sumber daya alam untuk Industri
- pembinaan Industri hijau
- pembinaan Industri strategis
- pembinaan peningkatan penggunaan produk dalam negeri
- pembinaan jasa Industri
- pembinaan pengawasan dan pengendalian kegiatan usaha Industri dan usaha kawasan Industri
- pembinaan pengamanan dan penyelamatan Industri
- pembinaan pengembangan perwilayahan Industri
- pembinaan kerja sama internasional bidang Industri
- pembinaan kompetensi sumber daya manusia Industri
- pembinaan promosi Industri
- pembinaan Industri halal
- pembinaan iklim usaha Industri
- pembinaan sistem informasi Industri
Cek tugas selengkapnya
Jabatan Fungsional Pembina Industri
Standar Kompetensi
Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor SKJ.33 Tahun 2023
Standar Kompetensi Jabatan Fungsional Asesor Manajemen Mutu Industri dan Jabatan Fungsional Pembina Industri
Petunjuk Teknis
Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 28 Tahun 2022
Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Pembina Industri
Tunjangan Jabatan
Pegawai Negeri Sipil yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Pembina Industri diberikan Tunjangan Pembina Industri setiap bulan dengan besaran:
- Pembina Industri Ahli Pertama - Rp540.000
- Pembina Industri Ahli Muda - Rp1.190.000
- Pembina Industri Ahli Madya - Rp1.493.000
- Pembina Industri Ahli Utama - Rp2.190.000
Jabatan Pilihan
Konselor Adiksi
Jabatan Fungsional Konselor Adiksi adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak yang mengkhususkan diri dalam membantu orang dengan gangguan penggunaan ketergantungan narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.
Penyuluh Lingkungan Hidup
Jabatan Fungsional Penyuluh Lingkungan Hidup adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk menyelenggarakan dan/atau melaksanakan penyuluhan lingkungan hidup sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara
Jabatan Fungsional Analis Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang selanjutnya disebut Jabatan Fungsional Analis APBN adalah jabatan yang mempunyai tugas dan ruang lingkup kegiatan untuk melaksanakan analisis substansi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan akuntabilitas keuangan negara, pendampingan pada alat kelengkapan dewan, dan penyusunan sistem informasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dalam rangka mendukung pelaksanaan fungsi, tugas, dan wewenang lembaga legislatif.
Inspektur Panas Bumi
Jabatan Fungsional Inspektur Panas Bumi adalah jabatan yang mempunyai tugas dan ruang lingkup kegiatan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan atas pengusahaan panas bumi untuk pemanfaatan tidak langsung.
